![]() |
| jejakperadaban.com | Sirah Nabawi |
Ibnu Ishaq berkata : Tatkala matahari sedang mencapai puncak panasnya, Bani Makhzum membawa Ammar bin Yasir, ayah, dan ibunya yang semua telah masuk Islam ke padang pasir Mekah untuk disiksa. Pada saat mereka bertiga tengah di siksa Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam melewati mereka. Beliau bersabda seperti yang aku terima, "Sabarlah, wahai keluarga Yasir, karena sesungguhnya tempat kembali kalian adalah Surga" (HR. Al-Hakim, Baihaqi; sanadnya Hasan Shahih). Mereka membunuh Ummu Ammar karena tetap kokoh dan menolak kecuali Islam.
Abu Jahal; dialah yang mencemooh kaum Muslimin di kalangan orang-orang Quraisy. Jika mendengar ada orang yang mulia mendapat perlindungan masuk Islam, ia mencemooh dan mejelek-jelekkannya dengan mengatakan : "Engkau murtad dari agama ayahmu, padahal ayahmu lebih baik daripada engkau. Kami pasti menjelek-jelekkan mimpimu, tidak menerima pendapatmu, dan merusak kehormatanmu".
Jika orang tersebut pelaku bisnis, Abu Jahal akan berkata kepadanya : "Demi Allah, kami pasti membuat bisnismu bangkrut, dan kami hancurkan kekayaanmu". Jika orang tersebut adalah orang lemah, dia akan menyiksanya atau merayunya agar kembali murtad.
"Bagaimanakah bentuk penyiksaan orang-orang musyrikin terhadap sahabat-sahabat Rasulullah?" Abdullah bin Abbas berkata : "Demi Allah. Orang-orang Quraisy memukul salah satu dari sahabat Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam, membuat mereka kelaparan dan kehausan hingga salah seorang dari mereka tak bisa berdiri tegak karenanya. Sampai-sampai orang Quraisy berkata kepadanya : "Al-Lata dan Al-Uzza adalah Tuhamnu, bukan Allah!"
Wallahu a'lam

0 comments:
Post a Comment