![]() |
| jejakperadaban.com | Sirah Nabawi |
Aku berdiri melihatnya (Jibril) bagaikan patung, kemanapun aku arahkan pandanganku disana terlihat dia.
Aku berdiri diam, terpaku, bagaikan patung. Istriku, Khadijah radhiyallaahu 'anha mengirimkan pelayan-pelayan untuk mencariku. Mereka tiba di Mekah atas dan kembali kepada Khadijah radhiyallaahu 'anha tanpa menemukan aku; sementara aku tetap berada di tempatku semula. Dia (Jibril) pun kemudian hilang dariku.
Aku pulang menemui istriku dan menceritakan semuanya.
Aku bersandar di pahanya. Dia berkata: "Suamiku, semalam kau kemana saja? Aku telah mencarimu ke Mekah atas, namun pulang dengan tangan hampa"
Maka aku ceritakan sedetail peristiwa yang terjadi padaku. Khadijah berkata: "Berbahagialah, wahai suamiku, dan kokohkanlah. Demi dzat yang jiwa Khadijah berada di tangan-Nya, kuharap engkau diangkat menjadi Nabi untuk ummat ini."
Khadijah bangkit, mempersiapkan pakaiannya, lantas pergi ke kediaman Waraqah bin Naufal, saudara sepupunya. Waraqah adalah seorang penganut kristen yang mengkaji kitab-kitab dan banyak belajar dari orang yahudi.
Khadijah menceritakan perihal yang terjadi pada Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam kepadanya, bahwa beliau melihat dan mendengar sesuatu.
Diapun berkata: "Quddus, Quddus (Maha Tuhan) Allah, Demi Dzat yang jiwa Waraqah berada di tangan-Nya, jika semua yang kau tuturkan itu benar, Khadijah, sungguh dia telah didatangi Jibril (Namus) yang dahulu pernah datang pada Musa 'alayhissalaam. Dia adalah Nabi untuk ummat ini. Katakanlah padanya, hendaklah ia bersabar."
Setelah selesai keperluannya, Khadijah pulang menemui Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam dan menceritakan apa yang dikatakan Waraqah.
Usai dari kegiatan tahunannya menyendiri di Gua Hira', Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam beraktivitas seperti biasanya, ia Thawaf mengelilingi Ka'bah 7 kali atau lebih.
Khadijah bangkit, mempersiapkan pakaiannya, lantas pergi ke kediaman Waraqah bin Naufal, saudara sepupunya. Waraqah adalah seorang penganut kristen yang mengkaji kitab-kitab dan banyak belajar dari orang yahudi.
Khadijah menceritakan perihal yang terjadi pada Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam kepadanya, bahwa beliau melihat dan mendengar sesuatu.
Diapun berkata: "Quddus, Quddus (Maha Tuhan) Allah, Demi Dzat yang jiwa Waraqah berada di tangan-Nya, jika semua yang kau tuturkan itu benar, Khadijah, sungguh dia telah didatangi Jibril (Namus) yang dahulu pernah datang pada Musa 'alayhissalaam. Dia adalah Nabi untuk ummat ini. Katakanlah padanya, hendaklah ia bersabar."
Setelah selesai keperluannya, Khadijah pulang menemui Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam dan menceritakan apa yang dikatakan Waraqah.
Usai dari kegiatan tahunannya menyendiri di Gua Hira', Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam beraktivitas seperti biasanya, ia Thawaf mengelilingi Ka'bah 7 kali atau lebih.

0 comments:
Post a Comment