300x250 AD TOP

19.12.14

Tagged under: ,

Sirah Nabawi #7 : Permulaan Wahyu (4/4)

Sejarah Nabi Muhammad Lengkap
jejakperadaban.com | Sirah Nabawi
Sirah Nabawi #7 : Permulaan Wahyu

Saat sedang Thawaf, Rasulullaah shalallaahu 'alayhi wasallaam bertemu dengan Waraqah bin Naufal.

Dia berkata: "Saudaraku, tuturkanlah apa yang terjadi padamu". Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam lantas menuturkan semua apa yang terjadi pada saat itu kepadanya.

Waraqah berkata: "Demi Dzat yang jiwa Waraqah berada di tangan-Nya, sungguh kau adalah Nabi untuk ummat ini, kau didatangi Jibril yang dulu pernah datang pada Musa. Kau pasti kan didustakan, disakiti, diusir, dan diperangi. Seandainya aku masih hidup pada zaman itu, pasti aku menolong Allah dengan pertolongan yang diketahui-Nya".

Setelah thawaf, Rasulullaah shalallaahu 'alayhi wasallaam pulang. Sesampainya di rumah, Khadijah telah menunggunya dengan senyum jelita. Mereka membincang kejadian pada malam saat itu.

Khadijah berkata: "Suamiku, bisakah kau bertutur tntang sahabatmu (Jibril) tatkala ia datang kepadamu?" Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam menjawab: "Ya".

Khadijah melanjutkan: "Apabila ia datang lagi kepadamu, tolong beritahu aku!".

Tak lama, Jibril datang kepada Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam lalu kemudian beliau memberitahu istrinya bahwa Jibril telah datang. 

Rasulullaah shalallaahu 'alayhi wasallaam berkata: "Istriku, ini Jibril. Ia telah datang kepadaku".

Khadijah berkata : "Suamiku, berdirilah dan berbaring di atas paha kiriku!" Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam menuruti keinginannya. Lantas Khadijah berkata: "Apa kau masih melihatnya?".

Rasulullah saw. menjawab: "Ya".

Khadijah berkata: "Ubahlah posisimu. Berbaringlah di paha kananku!" Beliau menurutinya. Khadijah kemudian berkata lagi: "Apa kau masih melihatnya?".

Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam menjawab: "Ya". 

Khadijah terus meminta Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam berganti posisi berbaring padanya, dari paha kiri, ke kanan, lalu ke atas pangkuannya. Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam masih tetap saja melihat Jibril. 

Hingga akhirnya Khadijah melepas pakaian dan kerudungnya, sedang Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam masih tetap berbaring di pangkuannya (Menurut sebagian riwayat, Rasulullah shalallaahu 'alayhi wasallaam dimasukan ke dalam daster/jilbab Khadijah). Lalu Khadijah berkata: "Masihkah kau melihatnya?".

Rasulullah menjawab: "Tidak".

Khadijah lantas berkata: "Suamiku, berbahagialah. Demi Allah, dia Malaikat, bukan Setan".

Wallaahu a'lam

0 comments:

Post a Comment